Hisah Kidupku #1


Jangan Anggap ini sebuat tulisan, ini hanyalah sebuah curhatan yang saya lontarkan mengisi kekosaongan. 

Saya kira ini belum bisa di sebut sebuah cerita ataupun apa karena ini kisah hidup saya yang memang nyata. Selamat membaca ocehan saya. 

Saya Harap Keritik dan saran dari Anda terkait coretan ini, karena saya sangat ingin membuat sebuah “Kisah Hidup” yang memang layak untuk dibaca. 

Doni adalah anak desa yang berada pada lingkungan yang cukup dibilang ramah gak ramah, dia mudah bergaul dengan siapa saja, apa lagi sama orang yang lebih dewasa. Karena dia menganggap dengan bergaul dengan yang lebih tua darinya akan menjadikan dirinya sendiri dewasa.

Selain itu juga dia sangat menyukai anak-anak, yang dia kira adalah sang bunga tak berdosa yang imut, munyil menggemaskan buatnya. Tapi, dia juga terkadang berduka ketika melihat seorang anak yang sempurna (normal) karena dia tidak (cacat).

 

Aduuhh… adek lucu yah… jadi gemes kk litany.. sini kk suunn… mmccaahhhh.. :* “ salam hangat dari doni untuk seorang anak yang imut.
bilang apa adek ayo sama kk nya?” seorang ibu menyarankan kepada sang anak kecil yang belum mengerti apa-apa itu.

makasih kk” dengan senyum manis dari bibir tak berdosa terlantunkata yang begitu menyejukan hati, mengingatkan akan masa kiecil doni seperti apa.

Sayang dia tak ingat begitu detail tenang masa-masa itu, dia hanya ingat waktu berumur 4-5 tahun ketika ia bias berjalan normal seperti anak biasanya.

 

Ini slah ku, ini akibat dari apa yang aku tentang” gemuruh dalam hati doni yang selalu menyatakan sebuah penyesalan.

Seakan senyum dibibirnya hilang seketika mengingat maslalunya itu. Masa dimana dia bisa berlalri bersama kawan-kawannya diman dia ada dalam sekeliling anak-anak yang bisa memainakan sebuah permainan dengan kakinya.

 

Don, mau ikut main bola gak..?” ajak Aji kepada Doni.

ah.. ngaco kamu yah… kan kamu bisa liat seperti apa” jawab Doni tak sedikitpun memalingkan muka kepada Aji temannya.

Loh kenapa emang…?” Aji Bertanya.

Udah lah jangan ngawur….  Sana pergi aja” masih memalingkan muka seakan kesal akan kenyataan yang harus dihadapinya.

 

Terbayang ketika kecelakaan itu terjadi kepadanya.
diama ketika dia duduk di bangku SMP kelas VII dia mengalami kecelakan yang tak logis dalam logika, entah mengapa dan kenapa “mungkin takdir” pikirnya.

“Tapi jika takdir berarti tak bisa dirubah beda dengan nasib“ (pikirnya kembali).  Tak mau dan tak untuk dibayang kan tapi, apa mau dikata kenyataan pahit itu terus membayangi hidupnya dalan penyesalan dan kepasrahan.

Terbaring diRS selama 1 Bulan, di Rumah yang seharusnya menjadi istana malah menjadi upuk luka selama 1 tahun menderita tak bisa berbuat apa-apa, mengembara kesana kemari seolah membuang lembaran demi lembaran Rupiah yang ayahnya dapat dengankeringat dan jerihpayah.

 

Terlintas dalam benaknya bahwa dia tak berguna.

Apa aku ini? Siapa aku ini? Apa guna aku ini? Hidupku hanya menyusahkan orang-orang disekelilingku saja, mau jadi apa aku ini jika keadaan ku seperti ini? Bagimana nanti? Seperti apa nanti?

Pertanyaan-pertanyaan yang semakin lama semakin mengumpal menjadi gunung yang tinggi yang takan terpecahkan oleh kaki.

***

57 thoughts on “Hisah Kidupku #1

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, Doni…

    Senang dan mengharukan apa yang menjadi kisah hidup Doni sekian lama ini, tercurah untuk meringankan rasa. Alhamdulillah, Doni bisa menerima hakikat dari hikmah yang tersirat dalam setiap kejadian hidup ini. Kepada Allah kita bersyukur kerana masih memberi ruang untuk hidup dan bernafas bagi menambah bekal untuk ke akhirat.

    Kekurangan pada fizikal bukan alasan untuk kebijakan sebuah akal yang lebih bermanfaat dalam mendamaikan gelisah hati. Semoga Allah selalu mencurahkan kebahagiaan buat Doni. Demikianlah Allah mengatur hidup kita, malah ada orang yang lebih susah hidupnya dari kita. Bersykurlah.

    Jika kita mengasihi orang lain, maka Allah akan menambah kasih orang kepada kita pula. 2 jempol untuk kisah ini.😀

    Salam ceria.

  2. “Pertanyaan-pertanyaan yang semakin lama semakin mengumpal menjadi gunung yang tinggi yang takan terpecahkan oleh kaki”…..
    Maka pecahkanlah dengan fikir dan keimanan….

  3. sebenernya ini bisa jadi cerita inspiratif dan berbobot.. hanya saja masih acak-acak, perlu dikonsep lagi kalo mau lanjutin.. ayo lanjutin aja tulisannya.. membagi kisahnya siapa tahu bisa bermanfaat buat orang lain, ketika pernah merasa “jatuh” dan akhirnya bisa bangkit lagi.. siapa tahu bisa menginspirasi orang lain kan?😀

    keep writing ya🙂

  4. Allah maha segalanya, apa yang kita lihat tidak seperti apa yang kita lihat.
    tugas manusia selain beribadah, berbuat baik, bersyukurpun menjadi tuntutan di akhirat kelak. semoga ALLah melapangkan hati siapapun yang mengalaminya, SEMANGAT !!!🙂

  5. Ping-balik: Kisah Hidupku #4 [Bukan] | Desaku

  6. Ping-balik: Bangkit Dari Kematian | Desaku

  7. Ping-balik: Dari Bunda Lahfy | Desaku

Jangan lupa Komentar yah... :D Jangan komen Link/Smap OK ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s