Menantimu


Kala pagi datang menyapa

Begitu indah kurasa

Terbentang sedikit demi sedikit

Cahanyanya di ufuk timur

 

Namun, dikala rindu ku ini menyapa

Tak mampu menahan seperti cahayanya

 

Ingin kuluapkan

Celoteh rindu akan menantimu

 

Berharap engkau akan menyapa

Dengan kata mesra

“sayang”

Aku masih menantimu

Masih menunggumu

 

Namun mentari pagi telah hilang

Berganti sinar senja yang tak kalah indahnya

Tapi, apa rinduku ini telah hilang

 

Belum dan takan hilang

Semakin menggebu-gebu merindukanmu

Menantimu

 

Dimana kini kau berada

Dimana kini kau singgah

 

Rasanya aku ingin menyapa

Dengan kata mesra

Yang senantiasa tak berbentuk rupa

Melainkan rasa dalam dada

 

Aku masih menantikamu.

30 thoughts on “Menantimu

Jangan lupa Komentar yah... :D Jangan komen Link/Smap OK ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s