Siapa Yang Tahu?


Jika hati sudah merasa nyaman saat dengan seseorang tentulah dia tidak akan mencari seseorang yang lain lagi. Mungkin kalimat itu bisa dirasakan pada setiap orang yang jatuh cinta pada pasangannya. Tanpa berpikir panjang dan secara sehat mau pun logika karena kadang jadi gila, apa lah daya seorang jiika sudah jatuh cinta.

Hari ini aku berbincang dengannya, sempat agak jengkel sedikit karena tinggkahnya yang seakan-akan menuduh, jelas saja aku marah karena tidak merasa, meskipun aku tau bukan maksudnya menuduh. Tapi, siapa yang tidak tersinggung dengan ucapan seperti itu.

Kenapa dia bilang “memisahkan”? bukan karena keinginan tapi memisahkan karena takdir. Kemudian aku berpikir, “Setega itukah Tuhan padaku, mengirimnya kemudian mengambilnya begitu saja”.

Bisakah aku menerima itu semua?, sedangkan aku sudah gila karenanya.

Siapa Yang Tahu?

Siapa Yang Tahu?

Sebuah tulisan telah ditetapkan
Baik buruk tertulis didalamnya
Untuk siapa, pada siapa?
Siapa yang tahu?

Andai saja bisa ku tulis sendiri
Ku rangkai kalimat dari perkata
Untuk kita di masa
Akan ku tulis takkan terpisah

Kami dipertemukan di alam tipudaya
Kemudian kami berharap dipertemukan di alam sebenarnya
Tidakkah begitu banyak permintaan
Mana yang akan dipilih jika hanya satu dari dua

Tak ada yang bisa menolaknya
Tak ada yang bisa menentangnya
Takdir memang demikian
Begitu yang ku tahu

Seperti apa takdir kami?
Apa yang akan terjadi?
Apapun itu, aku hanya meminta dalam do’a
Takdir, jangan pisahkan kami

10 thoughts on “Siapa Yang Tahu?

Jangan lupa Komentar yah... :D Jangan komen Link/Smap OK ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s