Aku Ingin Berlari


Hari ini (siang tadi) habis dari dokter, periksa luka luar bekas lecet yang malah jadi koreng yang infeksi. Itu akibat tergesek sepatu yang sudah mulai tidak muat dengan kakiku.

Ngobrol-ngobrol dengan dokter, cerita tentang masa lalu, ketika kecelakaan 2005 lalu. Dokter bilang “dulunya kurang perawatan, alhasil seperti ini. Penanganannya kurang”. Waktu itu tahun 2005 dioprasi dengan menggunkan program pemerintah. Sekarang aku hanya bisa berjalan dengan ujung kaki saja. Keras seperti kayu itu kakiku.

Dokter bilang bisa sembuh dengan oprasi, tapi aku tidak hiraukan ucapan itu karena aku sudah mulai bisa menerima apa adanya nasibku. Tapi kenapa tiba-tiba terpikir ingin oprasi, ingin sembuh, ingin lari, malu ini kembali datang, takut ini mulai menghantui. Pertanyaan-pertanyaan mulai muncul dalam benak. Bisakah? Mungkinkah? Berapa?
Aku membayangkan kaki ini sembuh, dapat berlari seperti mereka, dapat berjalan normal seperti mereka, apa aku bisa, apa aku mampu dengan keadaan keluargaku saat ini, dengan keadaanku saat ini. Mungkin bisa? Tapi… berapa? Kenapa aku tidak tanyakan tadi. Kenapa aku tidak ingin sembuh, kenapa sekarang ingin sembuh.

Aku ingin lari…..
Aku ingin seperti mereka….

Sepertinya aku ingin berteriak kepada Tuhan, “Sembuhkan aku….! Aku ingin lari, aku ingin seperti mereka berjalan dengan telapak  kaki, bukan dengan ujung kaki”.

Tuhan, aku mohon kembalikan kakiku sedia kala. Seperti aku saat kecil, dapat berlari meraih Ibu dan Bapak ku, dapat menggendong adik-adiku, dapat membantu kedua orangtua seperti anak-anak desa lainnya. Apa aku ini terlalu hina untuk berbuat baik kepada mereka semua. Apa aku ini tidak pantas Engkau berikan kesempatan lagi. Apa aku ………. aku ini……. Engkau tega Tuhan, Kau biarkan aku menagis dikala ingat dahulu aku berlari, Engkau tega, biarkan aku malu ketika dengan mereka. Engkau tega kepada orangtuaku yang menanggung malu karenaku.
Apa kesempatan itu tidak ada untukku, apa kesempatan itu tidak untukku lagi.

Engkau maha kuasa, maha segalanya, mengapa Engkau tak berikan jalan sedikit saja untukku. Setidaknya Engkau berikan aku rasa percaya diri untuk itu. Engkau merebutnya. Kau meninggalkannya. Aku hanya ingin berbuat baik kepada semua dengan yang ku mampu dan ku bisa. Aku tidak meminta kau turunkan cahaya dan sekejap kakiku bisa berjalan lagi, aku hanya minta bukakan jalan sedikit saja, sedikit saja. Agar aku dapat berusaha kembali membuatnya seperti mereka. Berjalan dengan gagah dan perkasa. Anak yang siap dipinta tenaga oleh orangtua.

Kau tau? Aku ini tidak dapat membantu mereka. Apa Kau tau aku ini tidak bisa apa-apa.
Tuhan, aku ingin berlari… Aku ingin berlari… Aku ingin berlari…
Bukakan jalan itu, bukakan gerbang itu, bukakan Tuhan, aku mohon pada-Mu. Aku mohon pada-MU. Aku mohon…

 

Jangan lupa Komentar yah... :D Jangan komen Link/Smap OK ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s